Rabu, 14 Juli 2010
DREAMS
DREAMS MUST BE COME TRUE
Suatu hari, ada seorang muda yang bertemu dengan seorang tua yang
bijaksana. Si anak muda bertanya, “Pak, sebagai seorang yang sudah
kenyang dengan pengalaman tentunya anda bisa menjawab semua pertanyaan
saya”.
“Apa yang ingin kau ketahui anak muda ?” tanya si orang tua. “Saya
ingin tahu, apa sebenarnya yang dinamakan impian sejati di dunia ini”.
Jawab si anak muda.
Orang tua itu tidak menjawab pertanyaan si anak, tapi mengajaknya
berjalan-jalan di tepi pantai. Sampai di suatu sisi, kemudian mereka
berjalan menuju ke tengah laut. Setelah sampai agak ke tengah di tempat
yang lumayan dalam, orang tua itu dengan tiba-tiba mendorong kepada si
anak muda ke dalam air.
Anak muda itu meronta-2, tapi orang tua itu tidak melepaskan
pegangannya. Sampai kemudian anak muda itu dengan sekuat tenaga
mendorong keatas, dan bisa lepas dari cekalan orang tua tersebut.
“Hai, apa yang barusan bapak lakukan, bapak bisa membunuh saya”
tegur si anak muda kepada orang bijak tersebut. Orang tua tersebut
tidak menjawab pertanyaan si anak, malah balik bertanya ,”Apa yang
paling kau inginkan saat kamu berada di dalam air tadi ?”. “Udara, yang
paling saya inginkan adalah udara”. Jawab si anak muda.
“Hmmm, bagaimana kalo saya tawarkan hal yang lain sebagai pengganti
udara, misalnya emas, permata, kekayaaan, atau umur panjang ?”tanya si
orang tua itu lagi.
“Tidak ….. tidak …… tidak ada yang bisa menggantikan udara. Walaupun
seisi dunia ini diberikan kepada saya, tidak ada yang bisa menggantikan
udara ketika saya berada di dalam air” jelas si anak muda.
“Nah, kamu sudah menjawab pertanyaanmu sendiri kalau begitu. KALAU
KAMU MENGINGINKAN SESUATU SEBESAR KEINGINANMU AKAN UDARA KETIKA KAMU
BERADA DI DALAM AIR, ITULAH IMPIAN SEJATI” kata si orang tua dengan
bijak.
Sahabat situs motivasi, Resensi.net, apakah anda saat ini mempunyai
impian sejati ? Banyak orang yang mengatakan impian mereka ini, atau
itu, tapi sebagian besar yang mereka sebutkan adalah keinginan belaka,
bukan impian. Keinginan sifatnya tidak mendesak. Kalo bisa dapat
syukur, nggak dapat juga tidak apa-apa. Kalo bisa mobil BMW, kalo
nggak, Kijang juga gak apa-2.
Ada pula orang yang mempersepsikan impian dengan harapan. Keduanya
mirip namun berbeda. Harapan lebih kepada sesuatu di masa depan yang
terjadi dengan sendirinya atau atas hasil kerja orang lain. Campur
tangan kita kecil sekali, atau bahkan tidak ada. Impian tidak seperti
itu. Apapun yang terjadi, mau tidak mau, dengan perjuangan sekeras
apapun impian itu HARUS tercapai.
Impian terbaik seorang manusia adalah ketika dia berusia dibawah
lima tahun. “Saya mau jadi dokter, mau jadi pilot, mau jadi pengusaha,
dll ……” bukankah itu yang kerap dikatakan oleh anak-anak anda ?
Sayangnya, begitu mereka menginjakkan kaki di bangku sekolah, mereka
`diharamkan’ membuat kesalahan. Selain itu, mereka juga mulai diajarkan
melihat realitas dunia – dari sisi yang negatif.
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika, seorang remaja
hingga dia berusia 20 tahun, rata-rata akan menerima 20.000 macam kata
“NO”. “Jangan nakal, jangan main air, jangan kesana,jangan malas,
jangan pergi, dan ribuan kata jangan yang lain. Memang tujuannya baik
karena mengajarkan kepada kita agar dapat hidup dengan baik. Tapi
karena terlampau seringnya kata “NO’ itu diterima, akan mempengaruhi
pula alam bawah sadar manusia. Sehingga setiap kali kita memikirkan
sesuatu yang baru, misalnya impian, yang pertama kali terlintas di
benak kita adalah kata “NO”.
Banyak juga orang saat ini apabila ditanya apa impiannya, mereka
menjawab tidak tahu. Sungguh malang nasib orang tersebut, karena orang
yang tidak mempunyai impian sebetulnya secara mental mereka sudah
`mati’. Mungkin orang-2 tersebut menganggap hidup adalah suatu nasib,
sehingga sekeras apapun mereka bekerja
atau setinggi apapun impian mereka, namun apabila nasib tidak menghendaki mereka sukses, mereka tidak akan sukses.
atau setinggi apapun impian mereka, namun apabila nasib tidak menghendaki mereka sukses, mereka tidak akan sukses.
Atau ada pula type orang yang terjebak di dalam `comfort zone’,
dimana kehidupan mereka saat ini sudah nyaman, atau setidaknya
berkecukupan. Mereka merasa tidak perlu membuat suatu impian yang lebih
besar. Mereka mungkin akan berkata “Ah, buat apa rumah besar-besar ….
Bisa ngontrak aja sudah bagus ……”.
Type ketiga, ada orang yang SENGAJA tidak mau membuat impian, karena
……. malu jika ditertawakan orang lain, dianggap norak, nggak tau diri,
atau bahkan gila. Nah, sebenarnya bukan anda yang norak, tapi karena
hidup kita sudah terlalu penuh dikelilingi oleh orang-orang dengan
pikiran negatif, dimana mereka akan merasa `tidak suka’ jika ada
seseorang yang tadinya setingkat dengan mereka, lalu mau pergi ke
tingkat yang lebih tinggi. Mereka akan berusaha dengan ejekan, sindiran
dan usaha-usaha lain agar anda tetap `selevel’ dengan mereka. Kalau
anda ingin membuktikan, coba besok pagi di kantor, katakan kepada
rekan-2 anda , “Saya punya impian untuk jadi orang sukses. Saya akan
berusaha keras mencapainya, untuk membawa saya dan keluarga saya ke
tingkat yang lebih baik”. Lalu coba lihat ….. berapa banyak yang
mentertawakan anda ….. Dan coba lihat pula berapa orang yang mendukung
anda. Mungkin hampir tidak ada yang mendukung anda. Masih maukah anda
meraih impian tersebut ….. setelah anda ditertawakan ….?
Sahabat situs motivasi resensi.net sekalian, saya yakin kita saat
ini masih mampu menciptakan impian-2 kita, asalkan kita mau
menghilangkan segala penghalang di dalam benak kita. Cobalah untuk
berpikir bebas, seperti anak berusia 5 tahun. Jangan hiraukan apa yang
dikatakan orang tentang impian anda, tapi berusahalah agar impian itu
tercapai.
Memang benar, kita tidak akan bisa mencapai semua impian kita. Tapi
tanpa punya impian, anda tidak akan meraih apa-apa. Ciptakan impian,
lakukan kerjanya, dan raih hasilnya !
Semoga sukses !
Motivational Quotes
There are many people who have big plans but their big plans never
come true. The reason is, too many people have big plans but fail to
keep their small agreements
- Robert Kiyosaki -
- Robert Kiyosaki -
The future belongs to those who believe in the beauty of their dreams
- Eleanor Roosevelt -
- Eleanor Roosevelt -
What ever the mind of man can conceive & believe, it can achieve !
- Napoleon Hill -
- Napoleon Hill -
Most of the important things in the world have been accomplished by
people who have kept on trying when there seemed to be no hope at all
- Dale Carnegie -
- Dale Carnegie -
I can not give you the formula for success, but I can give you the formula for failure, which are try, try and try
- Herbert Bayard Swope -
- Herbert Bayard Swope -
Langganan:
Komentar (Atom)



